PT Surya Semesta Internusa Tbk (Perseroan)

SURYA SEMESTA INTERNUSA, Tbk (SSI )

Since the completion of the implementation of AST’s  complete AdvancedProperty+ ERP for Property System @ Surya Cipta Semesta, Tbk ( SCS,Tbk ) a sub-sidiary company of SSI,Tbk with great success, this has given confidence to SSI , Tbk top level management to use AST’s system at their holding company which is Surya Semesta Internusa, Tbk for their complete financial management modules.

The implementation of AST’s Complete Financial Management Modules @their Head Office started in January 2014 and completed in March 2014 with tremendeous success. The implementation deliverables of AST’s Financial Management modules have further strengthen the confidence of SSI,Tbk   top level management.

They have planned to  implement AST’s Property solution for all of their others projects, include the Assets Management for their hotel industry and business intelligence with group Financial consolidation modules.

The Profile :

PT Surya Semesta Internusa Tbk (Perseroan) didirikan pada tanggal 15 Juni 1971 dengan nama PT Multi Investments Limited. Pada awalnya, kegiatan utama Perseroan adalah sebagai pengembang real estate. Proyek–proyek awal antara lain adalah “Kuningan Raya”, sebuah kawasan pemukiman dan bisnis yang terletak di daerah “Segitiga Emas” Jakarta Selatan, dan Glodok Plaza, salah satu pusat perbelanjaan modern pertama di Indonesia yang terletak di kawasan komersial di Jakarta Barat.

Pada tahun 1995 Perseroan mengubah namanya menjadi PT Surya Semesta Internusa Tbk, nama yang sekarang dengan tujuan untuk mencerminkan strategi Perseroan yang lebih luas, dan pada 27 Maret 1997 Perseroan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia).

Sebagai pengembang real estate dalam 41 tahun terakhir, Perseroan telah ditransformasikan menjadi sebuah perusahaan publik dengan memiliki delapan anak perusahaan utama, kegiatan-kegiatannya dikelompokkan menjadi tiga katagori utama; (i) properti, (ii) jasa konstruksi dan infrastruktur serta (iii) perhotelan. Anak-anak Perusahaan Perseroan adalah sebagai berikut:

SAM mengembangkan resor eksklusif Banyan Tree Ungasan Resort di Bali. Total area pengembangan adalah sekitar 10 hektar yang terdiri dari 73 vila dengan fasilitas termasuk Banyan Tree Spa, ruang pertemuan, area bermain untuk anak-anak, kolam renang, Banyan Tree Gallery dan tiga restoran. Proyek Banyan Tree Ungasan Resort ini telah selesai pembangunannya di akhir tahun 2010 dan telah memulai masa operasi penuh sejak tahun 2011.

 

NRC bergerak dalam jasa konstruksi seperti pemborongan bangunan-bangunan gedung bertingkat, hotel, bangunan perkantoran dan industri, pusat perbelanjaan dan mal, apartemen, rumah tinggal, rumah sakit, infrastruktur seperti jalan dan jembatan serta pekerjaan pemancangan tiang pancang.

Di samping bergerak di sektor jasa konstruksi yang melaksanakan paket pekerjaan rancang bangunan ( design & built ), paket pekerjaan struktur dan arsitektur, NRC juga menangani paket pekerjaan mekanikal, elektrikal danplumbing seperti:

Koordinator terhadap sub kontraktor yang ditunjuk (Nominated Sub Contractor (NSC)) oleh pihak pemilik.

SCS melakukan pengembangan dan pengelolaan Kota Industri Suryacipta seluas 1.400 hektar yang terletak di desa-desa yaitu Kutamekar, Kutanegara dan Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Karawang, Jawa Barat. Kota industri ini dikembangkan pada tahun 1991 dan berlokasi 54 km dari Jakarta. Kawasan ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan industrial, dan dilengkapi dengan infrastruktur dan fasilitas yang memadai termasuk energi yang berasal dari listrik dan gas alam, telekomunikasi lokal dan internasional, ketersediaan air industri dan pengolahan limbah. Beberapa fasilitas pendukung lainnya adalah: fasilitas keagamaan, dan sistem keamanan dan kebakaran yang terintegrasi.

Kota Industri Suryacipta adalah kawasan perindustrian yang dikembangkan oleh SCS untuk kemudian dijual kepada pemakai lahan.

SIH bergerak di bidang perhotelan dan disiapkan untuk memiliki dan mengelola unit usaha hotel bujet (budget hotel) Perseroan di masa mendatang, saat ini mengelola ‘The Plaza Hotel Glodok’, sebuah hotel bujet dengan 91 kamar yang berlokasi di Glodok Plaza, Jakarta sejak Desember 2010.

TCP mengembangkan perumahan Tanjung Mas Raya dengan luas 37 hektar yang berlokasi di JakartaSelatan. Tanjung Mas Raya merupakan kawasan pemukiman menengah atas yang terdiri dari area perumahan dan komersial. Pada saat ini, kawasan perumahan tersebut telah terjual habis dengan menyisakan 1,7 hektar sisa tanah serta belum ada rencana perluasan lahan untuk Tanjung Mas Raya. Selain itu, TCP juga bergerak sebagai pengelola properti yaitu:

Graha Surya Internusa, gedung perkantoran berlantai 17 dengan luas bangunan kurang lebih 21.035 m2, berlokasi strategis di area perdagangan dan perkantoran segitiga emas di JI. H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

SAI bergerak di bidang perhotelan dan mempunyai aset berupa dua hotel berbintang lima, yaitu Meliá Bali Hotel yang berkapasitas 494 kamar dan berlokasi di Nusa Dua, Bali dan Gran Meliá Jakarta yang berkapasitas 407 kamar.

Meliá Bali Hotel berlokasi di kompleks pariwisata Bali Tourism Development Corporation (BTDC), Nusa Dua, Bali. Hotel dan resor ini memiliki 494 kamar termasuk 10 vila dibangun di atas lahan 11 hektar dengan taman tropik, pantai dan kolam renang dengan fasilitas spa. Fasilitas resort ini antara lain 5 restoran bertaraf internasional, bar (cocktail lounges bars), pusat bisnis (business center), fasilitas olahraga air, lapangan tenis, pusat kebugaran, sauna, teater terbuka, ruang pertemuan dan konferensi.

 

 http://www.suryainternusa.com